Text
Berani Sendiri : Belajar Melepaskan Tanpa Takut Kesepian
Di zaman ketika “keterhubungan” dianggap mutlak, melalui media sosial, lingkungan kerja, keluarga, maupun pertemanan, banyak orang justru merasa lelah, tertekan, dan kehilangan diri sendiri. Berani Sendiri mengajak kita untuk bertanya: Benarkah semua koneksi itu sehat? Apakah selalu baik untuk terus terhubung?
Melalui pendekatan filsafat dan psikologi Adler, Ichiro Kishimi menjelaskan bahwa tidak semua hubungan membawa pertumbuhan. Ada relasi yang dibangun atas dasar ketergantungan, rasa takut ditinggalkan, kebutuhan akan pengakuan, atau dominasi terselubung. Hubungan semacam ini, meskipun tampak erat, justru menghambat kebebasan dan kemandirian individu.
Berani sendiri bukan berarti hidup menyendiri atau menolak orang lain. Sebaliknya, ini adalah sikap batin untuk berani menjaga jarak dari hubungan yang merusak, serta menolak keterikatan yang membuat kita kehilangan jati diri.
Dengan membaca buku ini, kita bisa mempelajari cara:
Membedakan koneksi sejati dan ketergantungan emosional
Menghadapi kesepian tanpa rasa takut
Melepaskan kebutuhan akan persetujuan orang lain
Memahami arti cinta dan pengertian yang matang
Membangun relasi yang setara dan bebas dari dominasi
Tidak tersedia versi lain